Tampilkan postingan dengan label tiket kereta api. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tiket kereta api. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Februari 2015

Baru: Citilink Bandung - Lombok

Citilink
Citilink

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Maskapai penerbangan berbiaya murah Citilink Indonesia mendorong perluasan keterhubungan atau konektivitas Nusa Tenggara Barat dengan kota-kota besar di Indonesia dengan membuka rute langsung Lombok - Bandung.

Direktur Komersial Citilink Indonesia Hans Nugroho di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa, mengatakan pembukaan rute penerbangan langsung Lombok-Bandung mulai 12 Februari 2015, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pariwisata dan industri manufaktur mikro, kecil dan menengah (UKM), di daerah itu.

"Ada beberapa hal yang membuat Citilink membuka rute penerbangan langsung ini, antara lain mobilitas perjalanan antarwarga NTB dan Jawa Barat, kemudian peluang bisnis di antara dua provinsi itu, khusus di sektor UKM dan juga tingginya aktivitas pendidikan ke kota besar di Pulau Jawa, terutama Bandung," katanya.

Menurut dia, penerbangan langsung Lombok-Bandung menjadikan Citilink sebagai satu-satunya maskapai yang membuka rute penerbangan tersebut.

Kehadiran Citilink di Lombok, lanjut Nugroho, juga melengkapi penerbangan langsung Surabaya-Lombok yang sudah lebih dulu diterbangi secara reguler dua kali sehari.

"Kami percaya Bandung yang terkenal sebagai kota wisata belanja akan menjadi daya tarik sendiri bagi warga NTB. Tetapi, di sisi lain, Citilink dapat membantu Pemerintah Provinsi NTB untuk memenuhi target kedatangan dua juta wisatawan hingga 2017," ujarnya.

Provinsi Jawa Barat, kata Nugroho, khususnya Bandung memiliki berbagai objek wisata alam yang terkenal, seperti Tangkuban Perahu, Sumber Air Panas Cimanggu, perkebunan teh Rancabali, Danau Alam, dan Situ Lembang.

Sebaliknya, Provinsi NTB yang merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan nasional, juga dianugerahi berbagai objek wisata yang menonjolkan keindahan alam, seperti Pantai Senggigi, Gunung Rinjani, dan tiga pulau terkenal Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air, di Kabupaten Lombok Utara, serta kawasan Pantai Kuta di Kabupaten Lombok Tengah.

Dengan terbang bersama Citilink, menurut dia, warga Jawa Barat dan NTB, bisa saling bertukar pengalaman dan meningkatkan kualitas industri pariwisata.

"NTB tidak hanya mengandalkan objek wisata, tetapi juga mengarah pada menciptakan kegiatan-kegiatan berskala nasional, baik untuk 'event' oleh raga, wisata budaya dan religi. Baru di tahap selanjutnya, menjadikan Lombok sebagai pusat kegiatan 'meeting, incentive, conference and exhibition' (MICE) skala nasional dan internasional," ucap Nugroho.

Ia menambahkan, NTB saat ini sudah memiliki kegiatan berskala internasional, seperti peringatan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora di Kabupaten Dompu, Pulau Sumbawa, dengan tajuk "Tambora Menyapa Dunia", yang merupakan daya tarik sendiri bagi NTB.

"Penerbangan langsung Lombok-Bandung, lanjut Nugroho, juga menandai terhubungnya Kota Medan (via Bandung), setelah sebelumnya warga NTB bisa menjangkau berbagai kota di Indonesia, mulai dari Balikpapan, Banjarmasin, Palembang, Batam, Palangka Raya, dan Jakarta via Surabaya," katanya.

Citilink adalah anak perusahaan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang menyediakan jasa penerbangan berbiaya murah (LCC).

Citilink melayani penerbangan dengan sistem dari kota ke kota menggunakan model usaha pesawat berbiaya murah yang berbasis di Jakarta dan Surabaya, Jawa Timur.

Hingga Januari 2015, Citilink sudah melayani 186 frekuensi penerbangan harian dari Jakarta dan Surabaya ke 23 kota tujuan, yakni Batam, Bandung, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan, Yogyakarta, Medan, Palembang, Padang, Makassar, Pekanbaru, Lombok, Bengkulu, Jambi, Semarang, Malang, Kupang, Pangkal Pinang, Tanjung Pandan, Solo, Surabaya, dan Palangka Raya.

Kamis, 05 Februari 2015

Promo Tiket KA Khusus Imlek

VIVA.co.id - Perayaan Imlek tinggal menghitung hari. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menawarkan promo tiket kereta periode 8-28 Februari 2015.
"Untuk memberikan apresiasi kepada pengguna setia jasa kereta api, dan dalam rangka hari raya Imlek atau Tahun Baru China, KAI melakukan program tiket kereta api dengan bertemakan 'Gong Xi Fat Chai'," kata SMCorporate Communication DAOP I Jakarta, Bambang S. Prayitno, dalam keterangan tertulisnya, Kamis 5 Februari 2015.
Bambang mengatakan, untuk memperoleh tiket promo itu, masyarakat bisa memesan tiket lewat onlinecontact center 121, penjualan channeleksternal tiket KAI, dan aplikasi ponsel.
Pemilihan tempat duduk promo dapat dilayani pada masa pemesanan dan penjualan langsung, selama tempat duduk dengan tarif promo tersebut masih tersedia, dan penempatan tempat duduk promo tersebut acak pada masing-masing kereta, di tiap rangkaian KA.
"Kuota jumlah tempat duduk promo disesuaikan dengan masa penjualan. tiket promo ini tidak dapat ditunda/ganti dan dibatalkan, serta promo tidak dapat digabung dengan reduksi/diskon lainnya. Ketentuan lainnya, jumlahseat tarif promo adalah 20 seat tiap KA," tambahnya.
Bambang mengatakan bahwa tarif promosi ini berlaku pada kereta api komersial nonsubsidi. Dan berikut daftar tiket promo kereta api:
1.  KA Argo Bromo Anggrek, Surabaya-Jakarta, Rp248 ribu
2.  KA Argo Wilis, Surabaya Gubeng-Bandung, Rp188 ribu
3.  KA Argo Lawu, Solo-Jakarta, Rp208 ribu
4.  KA Argo Dwipangga, Solo-Jakarta, Rp208 ribu
5.  KA Argo Sindoro, Semarang-Jakarta, Rp168 ribu
6.  KA Argo Muria, Semarang-Jakarta, Rp168 ribu
7.  KA Argo Jati, Cirebon-Jakarta, Rp88 ribu
8.  KA Gajayana, Malang-Jakarta, Rp268 ribu
9.  KA Bima, Malang-Jakarta, Rp268 ribu
10. KA Sembrani, Surabaya Pasar Turi-Jakarta, Rp248 ribu
11. KA Turangga, Surabaya Gubeng-Bandung, Rp188 ribu
12. KA Bangunkarta, Surabaya Gubeng-Jakarta, Rp198 ribu
13. KA Taksaka, Yogyakarta-Jakarta, Rp188 ribu
14. KA Argo Parahyangan, Bandung-Jakarta, kelas eksekutif Rp58 ribu dan bisnis Rp38 ribu
15. KA Cirebon Ekspres, Tegal-Jakarta, kelas eksekutif Rp88 ribu dan bisnis Rp78 ribu
16. KA Ciremai Ekspres, Cirebon-Bandung, kelas eksekutif Rp78 ribu dan bisnis Rp68 ribu
17. KA Mutiara Timur, Surabaya Gubeng-Banyuwangi, kelas eksekutif Rp88 ribu dan bisnis Rp68 ribu
18. KA Gumarang, Surabaya Pasarturi-Jakarta, kelas eksekutif Rp198 ribu, bisnis Rp170 ribu dan ekonomi Rp148 ribu
19. KA Malabar, Malang-Bandung, kelas eksekutif Rp178 ribu, kelas bisnis Rp148 ribu dan kelas ekonomi Rp108 ribu

Rabu, 21 Januari 2015

KA Jenggala Mojokerto-Sidoarjo

kereta api Jenggala rute Sidoarjo-Mojokerto PP/Ilustrasi-Bisnis-Wahyu Darmawan
Ilustrasi/Bisnis/Wahyu Darmawan
kereta api Jenggala rute Sidoarjo-Mojokerto PP
Bisnis.com, SIDOARJO—Menteri Perhubungan Ignasius Johan menyatakan jika Kereta Api Jenggala akan dapat menjadi sarana transportasi yang andal untuk melayani masyarakat Sidoarjo dan Mojokerto.
"Kereta Api Jenggala ini akan menjadi sarana transportasi yang andal. Dan untuk menunjang hal tersebut, segala fasilitas diberikan. Seperti gerbong yang berpendingin udara serta tempat duduk yang nyaman," katanya saat peluncuran Kereta Api Jenggala di Stasiun Sidoarjo, Senin (24/11/2014).
Ia mengatakan, tidak hanya handal dalam hal memanjakan penggunanya, namun harus kuat dalam pemakaiannya.
"Kami tidak menginginkan kereta api yang disediakan oleh Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia tersebut hanya seumur jagung. Baru beberapa tahun beroperasi, sudah banyak mengalami kerusakan," katanya.
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasihnya atas diluncurkannya nya KA Jenggala.
"Dengan tiket seharga empat ribu rupiah, keberadaan KA Jenggala akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Sidoarjo. Sebagai pilihan moda transportasi baru bagi masyarakat Sidoarjo, KA Jenggala diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di jalan raya," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI Hermanto Dwi Atmoko mengatakan jika dioperasikannya KA Jenggala adalah bagian dari upaya membuka kembali jalur Sidoarjo-Tarik yang sudah lama mati.
"Program pembukaan kembali jalur Sidoarjo-Tarik dimulai sejak musibah lumpur terjadi," katanya.
Menurut dia, pembukaan jalur tersebut juga sebagai antisipasi tidak dapat dilaluinya rel kereta api yang ada di Porong.
"Sehingga nantinya kereta api yang melewati Porong akan menggunakan jalur tersebut. Kereta api tersebut akan melewati stasiun Tulangan yang telah dibangun untuk menuju stasiun Gunung Gangsir Pasuruan. Hanya saja jalur menuju stasiun Gunung Gangsir tersebut masih dalam proses pewujudannya," katanya.
Hermanto mengatakan ada dua set Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI) yang disediakan untuk operasional lintas Sidoarjo-mojokerto.
"Satu rangkaian KRDI yang digunakan terdiri dari empat gerbong yang menyediakan 266 tempat duduk," katanya.
Dalam perjalanannya, kata dia, KA Jenggala akan berhenti di beberapa stasiun seperti stasiun Sidoarjo, Tulangan, Tarik dan stasiun Mojokerto.
"Sehari total jadwal keberangkatan sebanyak enam kali Pergi-Pulang (PP). Dari hasil pengoperasiannya perhari, tingkat okupansinya cukup baik. Kurang lebih 50 persen sampai 60 persen tempat duduk terisi," katanya.

Source : Antara
Editor : Wahyu Darmawan
Sumber: bisnis.surabaya.com

KA Malioboro 2x sehari

Ilustrasi./Bisnis-Antara
Bisnis/Antara
Ilustrasi.
Bisnis.com, SURABAYA—Kereta api Malioboro ekspres dari Malang tujuan Solo dan Yogyakarta kini beroperasi sehari 2 kali.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Sumarsono mengatakan semula rangkaian kereta dengan 3 gerbong eksekutif dan 4 gerbong ekonomi ini beroperasi sehari sekali. Namun per Jumat (23/1/2015), perseroan menambah satu lagi jadwal keberangkatan kereta sejenis.
"Dengan dioperasikannya jadwal perjalanan baru ini berarti frekuensi perjalanan KA Malioboro Ekspres bertambah dari satu perjalanan menjadi dua perjalanan sehari," jelasnya, Rabu (21/1/2015).
Sumarsono menguraikan kereta berkapasitas 150 kursi eksekutif dan 320 kursi ekonomi akan menerapkan harga khusus dalam rangka promosi. Tiket eksekutif dibanderol Rp 200.000 dan Rp 125.000 untuk kelas ekonomi berlaku tanggal keberangkatan 23 Januari sampai dengan 22 Februari 2015.
"Tapi nantinya pada saat normal tarif yang digunakan komersial dengan menerapkan sistem tarif batas atas dan tarif batas bawah (TBA/TBB)," katanya.
Adapun jadwal keberangkan kereta ini dari Malang pukul 08.00 WIB dan 20.00 WIB. Sedangkan dari Yogyakarta kereta berangkat jam 20.15 WIB dan 08.05 WIB.
Sumarsono menambahkan jadwal baru memungkinkan masyarakat tiba di Yogyakarta di pagi hari dan sebaliknya. Guna memudahkan pemesanan, KAI juga membuka pembelian tiket 3 bulan sejak sebelum keberangkatan.

Editor : Miftahul Ulum
Sumber: surabaya.bisnis.com

Airport Tax Garuda

Pengumuman:

Kami informasikan bahwa PER ISSUED mulai tgl 01 FEBRUARI 2015 untuk penerbangan mulai 01 MARET 2015, tiket Garuda Indonesia sudah termasuk airport tax.

Harga yang dibayarkan saat membeli tiket Garuda sudah termasuk airport tax di masing-masing bandara keberangkata.

Senin, 19 Januari 2015

Stasiun Cikajang

Stasiun Cikajang merupakan stasiun kereta api di Cikajang, Garut. Dengan ketinggian 1246 dpl, stasiun ini merupakan stasiun paling tinggi di Indonesia. Stasiun ini dibangun pada tahun 1926 dan dinonaktifkan pada tahun 1983 Stasiun ini memiliki 3 jalur, jalur 1 merupakan sepur badug, jalur 2 merupakan sepur belok yang ujungnya terdapat banyak percabangan yang mengarah ke pabrik, jalur 3 merupakan sepur lurus . Stasiun yang merupakan stasiun ujung ini itu dikelilingi oleh pegunungan maka dari itu hawa daerah situ pun sangat sejuk. Stasiun ini dulu sangat ramai dengan penumpang namun karena jalurnya sudah banya karatan dan rusak, akhirnya stasiun dan jalur ini ditutup pada dekade 1980an.

Stasiun Cikajang
Berkas:Stasiun Cikajang.JPG
Bekas Stasiun Cikajang
Letak
ProvinsiJawa Barat
KabupatenGarut
KecamatanCikajang
DesaCikajang
Sejarah
Tahun ditutup1983
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi II Bandung
Singkatan stasiunCKJ
Ketinggian+1246 m
Sumber: Wikipedia

Stasiun Cibatu

Stasiun Cibatu (kode: CB) adalah stasiun kereta api di Cibatu, Cibatu, GarutJawa Barat. Stasiun Cibatu terletak pada ketinggian daratan 612 meter dan merupakan salah satu stasiun kereta api yang masih beroperasi di daerah Garut. Tidak jauh dari stasiun, terdapat sebuah bangunan dipo lokomotif kecil yang saat ini berstatus sub dipo.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Stasiun Cibatu pada tahun 1918, pada masa kolonial Belanda (sumber: Tropenmuseum,Belanda)
Stasiun Cibatu pada tahun 2014. Kiri depan adalah menara air untuk memasok lokomotif uap pada masa silam.
Stasiun Cibatu didirikan pada tahun 1889 setelah diresmikannya jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Cicalengkadengan Cilacap oleh Staatsspoorwegen, maskapai kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda. Pada tahun 1926 dibuka jalur baru yang menghubungkan Cibatu dengan CikajangJalur kereta api Cibatu-Cikajang tercatat sebagai relasi jalur yang melewati rute jalur tertinggi di Pulau Jawa (> 1.200 m dpl), namun sejak tahun 1983 jalur kereta api Cibatu-Cikajang sudah tidak beroperasi lagi.
Tidak jauh dari stasiun, dibangun pula dipo lokomotif sebagai tempat perbaikan & pemeliharaan lokomotif uap. Dipo lokomotif ini berfungsi pula sebagai dipo lokomotif cadangan jika ada lokomotif yang harus diganti dalam perjalanan karena kerusakan atau jika ada lokomotif dengan rangkaian yang membutuhkan tenaga tambahan (traksi ganda). Pada tahun 1983, seiring ditutupnya jalur Cibatu-Garut-Cikajang, dipo lokomotif Cibatu tidak lagi beroperasi sebagai salah satu dipo utama. Saat ini Dipo lokomotif Cibatu hanya berstatus sebagai sub dipo.
Pada era kolonial Belanda, Stasiun Cibatu merupakan stasiun primadona karena menjadi tempat pemberhentian wisatawan Eropa yang ingin berlibur ke daerah Garut. Dalam buku Seabad Grand Hotel Preanger 1897-1997 yang ditulis oleh Haryoto Kunto, antara tahun 1935-1940 setiap hari di stasiun Cibatu diparkir selusin taksi dan limousine milik hotel-hotel di Garut, di antaranya Hotel Papandayan, Villa Dolce, Hotel Belvedere, Hotel Van Hengel, Hotel Bagendit, Villa Pautine, dan Hotel Grand Ngamplang. Saat itu daerah Garut dengan kondisi alamnya yang indah memang merupakan daerah favorit wisatawan yang berasal dari Eropa.
Komedian legendaris Charlie Chaplin pada tahun 1927 pernah menjejakkan kakinya di stasiun ini. Saat itu Charlie Chaplinbersama aktris Mary Pickford sedang dalam perjalanan liburan ke Garut.
Selain Chaplin, tokoh lain yang tercatat menjejakkan kaki di Stasiun Cibatu adalah Georges Clemenceau. Beliau adalah pendiri koran La Justice (1880), L'Aurore (1897), dan L'Homme Libre (1913); sekaligus penulis politik terkemuka. Clemenceau menjadi Perdana Menteri Perancis dalam dua periode, yakni 1906-1909 dan 1917-1920.
Setelah kemerdekaan Indonesia, tahun 1946, Presiden Republik Indonesia saat itu, Ir Soekarno, juga sempat berkunjung ke Stasiun Cibatu dalam rangkaian perjalanan menggunakan kereta api luar biasa melalui jalur selatan. Sepanjang perjalanan tersebut, rakyat di kota-kota kecil meminta Soekarno untuk turun di setiap stasiun (termasuk Stasiun Cibatu) dan berpidato.
Sumber: Wikipedia

Subsidi KA Ekonomi Terbatas

PENUMPANG KA EKONOMI KEMBALI DISUBSIDI

Tanggal Publikasi : 06.01.2015 00:00:00
Jumat (2/1), Pemerintah secara resmi kembali memberikan subsidi kepada penumpang KA kelas ekonomi berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran No.SP DIPA-999.07.1.957337/2015 dan Peraturan Menteri (Permen) No.5 tahun 2014. Pemberian subsidi dari pemerintah melalui Kementerian Perhubungan ini ditandai dengan penandatanganan Kontrak Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation (PSO)) Perkeretaapian 2015 No.  PL.102/A.1/DJKA/1/15 dan No. HK.221/I/1/kKA-2015 tanggal 2 Januari 2015 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO) Bidang Angkutan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi Tahun Anggaran 2015. Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Dirjenka, Kemenhub Hermanto Dwiatmoko dan Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di Ruang VIP, Stasiun Pasarsenen, Jakarta. Penandatanganan kontrak PSO ini juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan.
Tahun 2015 ini, subsidi penumpang KA kelas ekonomi yang diberikan pemerintah sebesar Rp 1.523.737.021.893. Jumlah tersebut naik sekitar Rp 240 miliar dari tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 1,224 triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh inflasi, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan harga bahan bakar minyak (BBM).
Dari jumlah Rp 1,52 triliun tersebut, sebesar Rp 115.068.716.485 dialokasikan untuk KA jarak jauh, Rp 131.853.748.878 untuk KA jarak sedang, Rp 464.479.984.841 untuk KA jarak dekat, Rp 44.304.482.366 untuk KRD ekonomi, Rp 754.232.650.504 untuk Commuter Line Jabodetabek, dan Rp 13.797.438.819 untuk KA angkutan Lebaran 2015. Dari rincian tersebut, Commuter Line Jabodetabek mendapat porsi subsidi paling besar selain karena memiliki jumlah penumpang paling banyak per hari, subsidi diberikan dengan tujuan untuk menjaga tarif sehingga dapat menarik masyarakat di Jabodetabek untuk lebih memilih menggunakan moda transportasi KA sehingga mengurangi kemacetan di wilayah Jabodetabek.
“Prioritas subsidi memang diberikan kepada penumpang KA

Minggu, 18 Januari 2015

Bandara Juanda di Tutup

suarasurabaya.net| Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Senin (19/1/2015) sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB ditutup sementara untuk perbaikan run way atau landas pacu pesawat. 

Didik Catur Share Service Departement Angkasa Pura 1 pada Radio Suara Surabaya mengatakan, perbaikan dilakukan untuk keselamatan penerbangan.

"Jadi ada landasan pacu yang terkelupas, sehingga harus kami perbaiki dalam waktu yang cepat dan harus sekarang juga," kata Didik.

Dia mengatakan, terkelupasnya landas pacu ada di beberapa titik yang sangat membahayakan untuk pesawat baik yang akan take off maupun landing.

"Lokasi yang terkelupas ini memang jadi tumpuan pesawat yang akan terbang dan mendarat sehingga fungsinya memang sangat perlu. Sebenarnya kami juga melakukan perbaikan-perbaikan kecil di malam hari. Kalau tidak bahaya bisa kami tunda, tapi kalau urgent ya harus segera dilakukan, " begitu katanya.

Sebelumnya beberapa pendengar Radio mengatakan, ada beberapa pesawat yang terpaksa delay, bahkan ada yang didivert seperti kata Michael, "Pimpinan kami dalam penerbangan dari Jakarta ke Surabaya, tapi kemudian dialihkan turun di Solo," katanya pada Suara Surabaya. (rst)

Sumber: suarasurabaya.net

Rabu, 14 Januari 2015

KA Ekonomi dapat subsidi

suarasurabaya.net| Penumpang Kereta Api Kelas Ekonomi kembali mendapatkan subsidi dari pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagai bentuk kewajiban pelayanan publik (PSO).

Edi Sukmoro Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia mengatakan dalam konferensi pers "Overview PT KAI 2014" di Jakarta, Rabu (14/1/2015) bahwa PSO tersebut berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran No.SP Dipa-999.07.1.957337/2015 dan Peraturan Menteri Nomor 5 Tahun 2014.

Pemberian subsidi dari pemerintah tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak penyelenggara PSO Perkeretaapian 201d Nomor PL.102/PL.102/A.1/DJKA/1/15 dan Nomor HK.221/I/1/kKA-2015 per 2 Januari 2015.

Edi menyebutkan subsidi penumpang KA kelas ekonomi dari pemerintah diberikan sebesar total Rp1,52 triliun atau naik Rp240 miliar dari tahun sebelumnya yang hanya Rp1,2 triliun.

"Kenaikan ini disebabkan oleh inflasi, kenaikan tarif dasar listrik (TDL), dan harga bahan bakar minyak (BBM)," katanya.

Rincian alokasi dana subsidi tersebut, di antaranya Rp115 miliar untuk KA jarak jauh, Rp131 miliar untuk KA jarak sedang, Rp464 miliar untuk KA jarak dekat, Rp44 miliar untuk KRD ekonomi, Rp754 miliar untuk commuter line Jabodetabek dan Rp13 miliar untuk KA Angkutan 2015.

Dari rincian tersebut, commuter line Jabodetabek mendapat porsi paling besar karena memiliki jumlah penumpang.

Edi menambahkan, selain itu untuk menjaga tarif sehingga dapat menarik masyarakat Jabodetabek untuk memilih transportasi KA dan dapat mengurangi kemacetan di wilayah Jabodetabek.

"Prioritas subsidi memang diberikan kepada penumpang KA jarak dekat (lokal), termasuk KRL karena KA yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari," katanya.

Selain itu, dia menambahkan dengan bertambahnya nilai PSO tahun ini, pemudik jarak jauh bisa menikmati layanan tersebut.

Kontrak PSO rinciannya, yakni KA jarak jauh dan sedang di Jawa berlaku mulai 1 Maret-Mei 2015, KA jarak sedang di Sumatra mulai 1 Januari-Mei 2015, commuter line dari Januari-Desember.

"Commuter Line Jabodetabek berlaku mulai 1 Januari 2015 dengan tarif yang tidak berubah dari tarif sebelumnya," kata Edi seperti dilansir Antara/i>.

Untuk satu hingga lima stasiun pertama diberikan PSO sebesar Rp3.000 per penumpang dan untuk tiga stasiun berikut kelipatannya diberikan PSO sebesar Rp500 per penumpang.

Sementara itu, untuk KA angkutan Lebaran 2015, subsidi akan diberikan kepada penumpang KA ekonomi selama 16 hari di bulan Juli 2015.

"Bagi masyarakat yang telah melakukan pemesanan atau pembelian tiket KA keberangkatan Januari 2015 dengan tarif komersial atau nonsubsidi, maka selisih bea tiket akan dikembalikan oleh PT KAI," katanya.

Pengembalian selisih bea tersebut dapat dilakukan di stasiun keberangkatan, kedatangan dan stasiun lainnya yang melayani pengembalian bea pembatalan paling lambat tiga hari setelah jadwal kedatangan KA.


Sumber: FB e100ss (suarasurabaya.net)

Jumat, 09 Januari 2015

Lima kereta di Daop Jember dapat subsidi

Lima kereta di Daop Jember dapat subsidi
ilustrasi. (ANTARA FOTO/Siswowidodo)
 Pemberian subsidi tersebut berdampak pada turunnya harga tiket kereta api kelas ekonomi jarak dekat, jarak sedang dan jarak jauh,"
Jember (ANTARA News) - Lima rangkaian kereta api kelas ekonomi di wilayah Daerah Operasi IX Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendapatkan subsidi dari pemerintah.

"Pemberian subsidi tersebut berdampak pada turunnya harga tiket kereta api kelas ekonomi jarak dekat, jarak sedang dan jarak jauh," kata Manajer Humas PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) IX Jember Sugeng Turnianto, Kamis.

Lima kereta yang mendapat subsidi yakni KA Logawa jurusan Jember-Purwokerto, KA Sritanjung jurusan Banyuwangi-Lempuyangan, KA Tawangalun jurusan Banyuwangi-Malang, KA Probowangi jurusan Banyuwangi-Surabaya, dan KA Pandanwangi jurusan Jember-Banyuwangi.

"Tarif KA bersubsidi mulai efektif per 1 Januari 2015 untuk kereta jarak pendek seperti KA Pandanwangi dengan tarif Rp4.000 dan KA Probowangi dengan tarif subsidi Rp18.000," tuturnya.

Untuk KA jarak jauh dan KA jarak sedang, tarif subsidi akan diberlakukan mulai 1 Maret 2015 yakni KA Logawa dan KA Sritanjung sebesar Rp50.000, serta KA Tawangalun sebesar Rp30.000.

"Bagi calon penumpang kereta api yang telah memesan atau membeli tiket untuk keberangkatan Januari 2015 dengan tarif nonsubsidi, maka selisih bea tiket akan dikembalikan di stasiun keberangkatan, kedatangan, dan stasiun lain yang melayani pengembalian biaya pembatalan paling lambat tiga hari setelah jadwal kedatangan KA,"paparnya.

Dalam rilis yang diterima ANTARA, pemberian subsidi dari pemerintah melalui Kementerian Perhubungan ditandai dengan penandatanganan Kontrak Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation (PSO)) Perkeretaapian 2015 No. PL.102/A.1/DJKA/1/15 dan No. HK.221/I/1/kKA-2015 tanggal 2 Januari 2015 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO) Bidang Angkutan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi Tahun Anggaran 2015.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Dirjenka, Kemenhub Hermanto Dwiatmoko dan Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di Ruang VIP, Stasiun Pasarsenen, Jakarta. Penandatanganan kontrak PSO ini juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan.

Tahun 2015, subsidi penumpang KA kelas ekonomi yang diberikan pemerintah sebesar Rp1.523.737.021.893. Jumlah tersebut naik sekitar Rp240 miliar dari tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 1,224 triliun dan kenaikan itu disebabkan oleh inflasi, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan harga bahan bakar minyak (BBM).
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Sumber: antaranews.com

Agen Tiket E Tiket Blitar

Rabu, 07 Januari 2015

Tarif Kereta Ekonomi Turun

Pemerintah memberi subsidi Kereta Ekonomi Jarak Jauh, mulai 1 Maret-19 Juni mendatang. Diantaranya kereta Logawa, Kahuripan,Bengawan, dan Progo. Tarifnya 50 ribu rupiah per orang. Sementara kereta Gaya Baru Malam Selatan dan Pasundan menjadi 55 ribu rupiah per orang.

Sumber: FB e100ss

Selasa, 30 Desember 2014

Stasiun Panarukan

Stasiun Panarukan (kode:PNR) adalah stasiun kereta api non-aktif yang berada di Kilensari, Panarukan, Situbondo. Stasiun ini merupakan stasiun paling ujung di Jalur kereta api Kalisat-Panarukan. Stasiun ini dahulu mempunyai 2 jalur kereta api dan 5 jalur simpan (khusus bongkar muat barang).
Stasiun ini dibuka pada tahun 1897. Tujuan membuat stasiun ini adalah untuk mengangkut barang dari Pelabuhan Panarukan. Karena itu, dibangunlah jalur lori dari Pelabuhan Panarukan yang berjarak 1 km timur dari stasiun ini. Jalur lori ini hanya digunakan untuk mengangkut barang. Operator stasiun ini adalah perusahaan kereta api pemerintah Hindia BelandaStaats Spoorwegen (SS). Sebelum tahun 1980, stasiun ini sangat ramai dengan penumpang dan barang yang hendak ke pelabuhan.
Pada tahun 1980, aktivitas Pelabuhan Panarukan perlahan-lahan mulai sepi. Ekspor melalui laut kemudian dialihkan kePelabuhan Tanjung WangiBanyuwangi dan Pelabuhan Tanjung PerakSurabaya. Pelabuhan Panarukan menjadi kurang diminati karena lautnya menjadi dangkal sekitar 1,5 meter akibat sedimentasi dari Sungai Sampeyan. Akibatnya, kapal-kapal bertonase besar tidak dapat sandar. Karena jarang dipakai, jalur lori ke pelabuhan dinon-aktifkan pada awal tahun 1990. Setelah jalur lori ini ditutup, stasiun ini tidak melayani kereta barang lagi.
Kereta api penumpang masih bisa beroperasi sampai tahun 2004. Karena prasarna yang sudah sangat tua, PT KAI menutup jalur dan stasiun ini pada tahun 2004. Selain itu, jalur ini ditutup karena kurangnya sarana kereta api Daop 9 Jember. Kereta api lokal yang melewati jalur ini sebelum ditutup hanya membawa 1-2 gerbong ekonomi dan 1 gerbong barang. Tidak ada kereta api yang melewati jalur ini lagi. Rel-rel, sinyal, wesel dan aset-aset kereta lainya dibiarkan terbengkalai. Bahkan ada sebagian yang dicuri dan dijual. Bekas Stasiun Panarukan kini masih ada, namun sudah rusak dan butuh banyak dana untuk memperbaikinya.
Sejak ditutup jalur ini pada tahun 2004, telah muncul banyak wacana untuk mengaktifkan kembali jalur ini. Namun hingga sekarang wacana-wacana tersebut belum terealisasi.
Panarukan 2.jpg
Emplasemen Stasiun Panarukan.
Letak
ProvinsiJawa Timur
KabupatenSitubondo
KecamatanPanarukan
DesaKilensari
AlamatJalan Raya Pos (Jalan Raya Probolinggo-Situbondo)
Sejarah
Tahun dibuka1897
Tahun ditutup2004
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi IX Jember
Singkatan stasiunPNR
Ketinggian+3 m
Sumber Wikipedia

Stasiun Bondowoso

Stasiun Bondowoso (BO, ketinggian: ±253 m dpl) merupakan stasiun kereta api non-aktif yang terletak di Bondowoso, Bondowoso. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api terbesar di Kabupaten Bondowoso. Stasiun ini dulu melayani kereta api lokal tujuan Jember dan Panarukan. Pada tahun 2004 kereta ini dinonaktifkan karena prasarana yang sudah sangat tua. Stasiun ini hanya 1 km dari alun-alun kota Bondowoso. Tidak jauh dari sini terdapat pula gerbong maut yang dulu dipakai oleh tentara Belanda untuk membawa tawanan dari Bondowoso ke Surabaya. Stasiun ini dulu mempunyai 6 jalur kereta api, namun sebelum dinon-atifkan tinggal 2. Sekarang stasiun ini dijadikan aset heritage PT. Kereta Api Indonesia. Selain itu, bangunan stasiun ini juga telah dipugar dan dicat.
Bondowosostation.JPG
Stasiun Bondowoso
Letak
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBondowoso
KecamatanBondowoso
Sejarah
Tahun dibukaSekitar tahun 1900-an
Tahun ditutup2004
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi IX Jember
Singkatan stasiunBO
Ketinggian+253 m
Sumber Wikipedia

Senin, 29 Desember 2014

Tiket Murah Bulan Ini..

Tiket Pesawat Murah Bulan Januari

Jakarta - Surabaya 400,000
Jakarta - Balikpapan 580,000
Jakarta - Batam 512,000
Jakarta - Denpasar 451,000
Jakarta - Yogya 445,000
Jakarta - Malang 599,000
Malang - Jakarta 630,000
Surabaya - Jakarta 407,000
Surabaya - Balikpapan 500,000

NB:
- Rute lain hubungi kami, masih banyak yang murah.
- Harga dapat berubah sewaktu-waktu
- Tiket kereta hubungi kami
Agen Tiket e Tiket Blitar

Sabtu, 27 Desember 2014

Ada Stasiun Slahung

Stasiun Slahung adalah stasiun kereta api non-aktif yang berada di Slahung, Ponorogo. Stasiun ini merupakan stasiun ujung di lintas kereta api mati Madiun-Slahung. Dibangun pada tahun 1922, untuk kepentingan angkutan barang dan penumpang. jalur ini konon masih mau diperpanjang sampai Trenggalek namun dengan isu yang tak diketahui, rencana itu dibatalkan. Stasiun ini hanya bisa beroperasi hingga tahun 1984 karena kalah bersaing dengan moda transportasi lainya. Saat ini stasiun ini dikontrak menjadi sebuah rumah tinggal. Sisa-sisa alat kereta api yang berada di stasiun hanya sebuah sumur yang dahulu untuk mengisi lokomotif uap

Letak
ProvinsiJawa Timur
KabupatenPonorogo
KecamatanSlahung
Sejarah
Tahun dibuka1922
Tahun ditutup1984
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi 7 Madiun
Singkatan stasiunSLH
Ketinggian+154 m

Sumber Wikipedia

Perpindahan Terminal untuk LION dan BATIK

Perpindahan terminal keberangkatan / kedatangan untuk Route Batik Air ( ID ) & Lion Air ( JT ) yang berlaku efektif 21 Januari, 2015. Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng/CGK)

Adapun route - route yang akan mengalami perpindahan Terminal keberangkatan / kedatangan adalah sebagai berikut :

BATIK AIR (ID)
- Seluruh route Batik Air ke semua tujuan dari / ke Jakarta akan pindah ke Terminal 1C (Keberangkatan & Kedatangan).

LION AIR (JT)
- Route Lion Air dari / ke Jakarta dengan destinasi Semarang (SRG), Yogjakarta (JOG), Solo (SOC), dan Lombok (LOP) akan pindah keberangkatan / kedatangan dari Terminal 3.


Hubungi agen tiket e Tiket Blitar untuk pemesanan